Soal Dan Pembahasan Uji Kompetensi 5 Bab Kalor Dan Perpindahannya Buku Paket IPA Kelas 7


Review 
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan jelas. 

1). Jelaskan pengertian kalor. 

Jawab:
Kalor atau panas adalah bentuk energi panas yang dapat diterima dan dilepaskan oleh benda. 
Panas, atau Kalor, adalah bentuk energi. Panas adalah energi dan diukur dalam satuan Joule atau Kalori. Nilai 1 kalori adalah setara 4,2 Joule. Satuan kalori digunakan dalam kimia dan fisika, setara jumlah energi untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1 ° C. 
Karena kalor merupakan bentuk energi, maka kalor dapat berubah menjadi energi lain atau dihasilkan dari energi lain.  Misalnya dalam kompor gas, kalor dihasilkan dari energi kimia pada gas elpiji. Sementara pada mesin uap, energi kalor berubah menjadi energi gerak. 

2). Kamu memanaskan air dalam panci aluminium dengan kompor gas. Benda apa saja yang menerima kalor pada pemanasan itu? Jelaskan. 

Jawab:
Benda-benda yang menerima kalor adalah panci. panci akan terkena kalor terlebih dahulu. , pegangan panci yang terbuat dari aluminium, tutup panci yang terbuat dari aluminium, air dalam panci, udara di dekat panci, dan logam penyusun kompor gas. Benda-benda tersebut disimpulkan dapat menerima kalor (panas) karena pada benda-benda tersebut terjadi peningkatan suhu 

3). Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? 

Jawab:
Maksud kalor lebur es 80kal/g = dibutuhkan energi sebanyak 80kalori untuk merubah 1 gram es padat menjadi cair 

4). Sebutkan persamaan dan perbedaan antara konduksi dan konveksi. 

Jawab:
Persamaan = sama-sama merupakan perpindahan panas/kalor melalui suatu zat perantara
perbedaan = konveksi adalah perpindahan kalor yang disertai dengan perpindahan zat, sedangkan konduksi adalah perpindahan kalor yang tidak disertai perpindahan zat 

5). Mengapa seekor anjing setelah berlarian akan menjulurkan lidahnya? Jelaskan. 

Jawab:
Anjıng adalah binatang yang termasuk dalam jenis mamalia. Sebagaimana mamalia lainnya, anjıng memiliki suhu tubuh yang tinggi, yag memungkinkannya aktif di malam hari, suhu dingin, serta bergerak dengan intensif. 

Anjıng juga memiliki bulu yang lebat yang bersifat menahan panas, terutama dari ras dari daerah beriklim dingin, seperti Husky dan Pomeranian. Karena itu, panas akan terus berada di dalam tubuh anjıng bila tidak dikeluarkan. Suhu tubuh yang terlalu panas dapat membuat anjıng pingsan dan membahayakan kesehatannya. Untuk itu perlu adanya termoregulasi, atau pengaturan suhu tubuh. 

Anjıng hanya memiliki kelenjar keringat di alas kaki mereka, dan dengan demikian berkeringat bukanlah metode termoregulasi yang signifikan.  Karena itu, anjıng menjulurkan lidahnya agar panas dapat keluar melalui mulut, dan melalui penguapan ludah di mulut ini.  Upaya anjıng mendingikan tubuhnya dengan menjulurkan lidahnya ini dapat kita amati di suhu panas, seperti saat siang hari, atau setelah anjıng beraktivitas berat seperti berlari..  Pengeluaran panas melalui metode ini termasuk dalam konveksi. Konveksi adalah perpindahan panas dari satu benda ke benda lain dengan melalui perpindahan materi. Dalam kasus ini, panas akan meninggalkan tubuh anjıng seiring dengan keluarnya uap dari mulut anjıng. 


• PENERAPAN 
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar. 

1). Tentukan kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 2 kg air, sehingga suhunya naik 50ºC. Kalor jenis air 4200 J/(kg K). 

Jawab:
Pemanasan pada suatu benda akan menghasilkan pengikatan suhu yang bergantung pada jumlah kalor yang digunakan dan kalor jenis benda tersebut. 

Pemanasan dinyatakan dalam rumus: 
Q = m. c. ΔT 

Dimana 
Q = jumlah kalor digunakan (dalam satuan joule atau kilojoule) 
m = massa benda (dalam satuan kg atau gram) 
c = kalor jenis benda 
ΔT = perubahan suhu (dalam ºC atau kelvin). 

Dalam soal diketahui: 
m = 2 kg 
c = 4200 J/kg ºC 
ΔT = 50 ºC 
Ditanya: Q 
Q = m. c. ΔT 
= (2)(4200)(50) 
= 420000 Joule 
= 420 Kilojoule 

2). Gambarkan arus konveksi pada gambar di bawah ini. 

Jawab:

3). Semangkok air dan semangkok alkohol yang ukurannya sama diletakkan di atas meja di dekat jendela pada siang hari yang cerah. Beberapa jam kemudian ternyata volume kedua zat cair itu berkurang. Namun alkohol lebih banyak berkurang dibandingkan dengan air. Manakah penjelasan yang paling tepat terhadap kejadian itu? Pilih yang paling tepat dan jelaskan. 
a. Semua cairan menguap. 
b. Alkohol mendapatkan kalor yang lebih banyak daripada air. 
c. Zat cair tertentu menguap lebih cepat dibandingkan dengan jenis zat cair yang lain. 
d. Zat cair hanya menguap saat hari cerah. 
e. Air lebih panas dibandingkan dengan alkohol. 

Jawab:
Pilihan yang tepat C
Hal ini disebabkan karena titik didih air dan alkohol berbeda. Titik didih alkohol lebih rendah dibandingkan titik didih air, sehingga lebih banyak alkohol yang menguap daripada air 

4). Sendok logam, sendok plastik, dan sendok keramik diletakkan pada air panas. Setelah 15 detik, adakah sendok yang terasa paling panas? Coba jelaskan. 

Jawab:
Sendok yang terasa paling panas adalah sendok logam karena logam adalah benda konduktor, sedangkan plastik dan keramik termsuk benda yang non konduktor

Kumpulan Soal Dan Jawaban Buku Paket IPA Kelas 7 Bab 5 kalor Dan Perpindahannya



Ayo Kita Latihan 
1). Apa perbedaan antara suhu dan kalor? 

Jawab:
Suhu adalah ukuran tingkat atau derajat panas pada benda. 
Suhu atau Temperatur adalah ukuran panas atau dinginnya sesuatu benda. Semakin tinggi maka semakin panas benda, dan semakin banyak energi kalor dalam benda itu. Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. 
Suhu diukur dalam satuan Kelvin (pada Sistem Internasional), namun dalam penggunaan sehari-hari pengukuran yang paling umum adalah dengan satuan derajat Celcius (° C). Misalnya, suhu air membeku adalah 0 ° C, suhu tubuh manusia sekitar 37,5 ° C dan suhu air mendidih sekitar 100 ° C. 
Skala Kelvin banyak digunakan dalam penggunaan ilmiah, seperti menghitung suhu dan perubahannya pada gas ideal. 

Kalor atau panas adalah bentuk energi panas yang dapat diterima dan dilepaskan oleh benda. 
Panas, atau Kalor, adalah bentuk energi. Panas adalah energi dan diukur dalam satuan Joule atau Kalori. Nilai 1 kalori adalah setara 4,2 Joule. Satuan kalori digunakan dalam kimia dan fisika, setara jumlah energi untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1 ° C. 
Karena kalor merupakan bentuk energi, maka kalor dapat berubah menjadi energi lain atau dihasilkan dari energi lain. 
Misalnya dalam kompor gas, kalor dihasilkan dari energi kimia pada gas elpiji. Sementara pada mesin uap, energi kalor berubah menjadi energi gerak. 

2). Mengapa orang menggigil ketika kedinginan? 

Jawab:
Tubuh kita menggigil saat kedinginan adalah sebuah gerakan refleks dari tubuh ketika merespon udara yang dingin. Ternyata gerakan menggigil tersebut adalah respon tubuh kita atas udara dingin di sekitar kita untuk menjaga agar tubuh kita tetap hangat dan tetap hidup.
Ketika tubuh kita merasakan dingin, otak akan mendeteksi sampai di mana rasa dingin tersebut dirasakan oleh tubuh kita. Manusia bisa meninggal dalam keadaan hipotermia ketika temperatur internal dalam organ tubuh turun hingga kurang dari 37 derajat Celcius. Nah, ketika proses deteksi suhu tubuh dilakukan oleh otak, otot-otot akan distimulasi oleh otak untuk menggigil sedikit demi sedikit.
Proses menggigil ini sangat berguna untuk menjaga temperatur dalam tubuh saat suhu udara rendah, sehingga organ-organ tubuh tetap bisa beraktifitas. Tapi tubuh yang menggigil ternyata banyak menyerap energi, itulah sebabnya orang akan lebih cepat lapar di tempat yang dingin. 

3). Bagaimana persamaan kalor untuk menaikkan suhu benda dan kalor untuk mengubah wujud benda? Coba jelaskan 

Jawab :
Menaikan Suhu ---> Q = m c Δt
ket: Q = Jumlah kalor (Joule)
m  = massa zat (Kg)
c   = Kalor jenis (J/Kg)
Δt = Selisih Suhu awal dan akhir

Mengubah Wujud ----> Q = m L
ket : 
Q = Jmlh kalor
m = Massa zat
L : Kalor laten

Ayo Kita Pikirkan
1). Berdasarkan Tabel 4.1, jika 1 kg bahan tersebut dipanaskan dengan menggunakan nyala api yang sama, manakah yang paling lambat naik suhunya? Coba jelaskan.

Jawab:
Dari tabel bahan yang lebih lama mengalami perubahan suhu adalah air karena nilai kalor jenisnya yang tinggi sehingga membutuhkan lebih banyak kalor/heat untuk menaikkan suhunya. Semakin besar nilai kalor jenisnya maka akan semakin sulit untuk mengalami perubahan suhu.

2). Pada saat berolahraga, kamu mengubah energi kimia makanan menjadi energi untuk gerak dan energi panas. Pada saat itu, kamu berkeringat. Mengapa dengan berkeringat suhu tubuh kamu tetap stabil? Coba jelaskan. 

Jawab:
Tubuh kita selama berolahraga akan mengalami peningkatan suhu, dengan keluarnya keringat, keringat akan terevaporasi oleh panas tubuh kita dan suhu tubuh akan turun.

Ayo Kita Latihan
1). Jelaskan 3 cara perpindahan kalor.

Jawab:
Tiga cara perpindahan kalor adalah konduksi konveksi dan radiasi. Perpindahan konduksi yaitu perpindahan kalor dengan zat perantara dan tidak disertai perpindahan partikel - partikel zat. Perpindahan konveksi yaitu perpindahan kalor melalui suatu zat dan terjadi perpindahan pada zat- zat tersebut. Perpindahan radiasi yaitu perpindahan kalor tanpa zat perantara.

Pembahasan lebih lanjut
Contoh untuk perpindahan kalor secara konduksi adalah ketika kita memanaskan salah satu ujung logam, maka ujung logam lainnya akan ikut panas, tutup panci akan terasa panas ketika digunakan untuk memasak, air akan mendidih ketika dipanaskan dengan panci logam, knalpot menjadi panas ketika mesinnya dihidupkan, sendok akan menjadi panas ketika dimasukan air panas dan lain sebagainya.

Contoh untuk perpindahan kalor secara konveksi yaitu terjadinya angin darat dan laut, air ketika dipanaskan akan mendidih merata, asap pada cerobong akan bergerak naik dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk contoh perpindahan kalor secara radiasi yaitu panas matahari yang sampai ke bumi, ketika kita duduk didepan api unggun badan menjadi hangat, baju yang dijemur menjadi kering dibawah sinar matahari dan lain sebagainya.

2). Apakah konduktor itu? Beri 5 contoh konduktor.

Jawab:
Penghantar dalam teknik elektronika adalah zat yang dapat menghantarkan arus listrik, baik berupa zat padat, cair atau gas. contoh Emas, perak, tembaga, alumunium, zink, besi,larutan garam

3). Apakah isolator itu? Beri 5 contoh isolator.

Jawab:
Isolator adalah benda yang daya hantar listriknya buruk. contohnya : kayu, karet, alumunium, batu, plastik dan kertas

4). Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya?

Jawab:
Faktor faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya yaitu :

a. Luas permukaan benda
Semakin besar luas permukaan benda maka semakin besar juga kalor yang diterima, begitupun sebaliknya

b. Suhu benda
Semakin tinggi suhu benda maka semakin rendah kalor yang diterima, begitupun sebaliknya.

c. Kegelapan benda
Semakin gelap benda maka semakin besar kalor yang diterima.
Begitupun sebaliknya

5). Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang dilepas sebuah benda terhadap lingkungan sekitarnya?

Jawab:
Jawaban sama dengan no.4
Faktor faktor yang berpengaruh terhadap kalor yang dilepas sebuah benda dari lingkungan sekitarnya

a. Kegelapan benda
Semakin gelap benda maka semakin besar kalor yang diterima.
Begitupun sebaliknya

b. Suhu benda
Semakin tinggi suhu benda maka semakin rendah kalor yang diterima, begitupun sebaliknya.

c. Luas permukaan benda
Semakin besar luas permukaan benda maka semakin besar juga kalor yang diterima, begitupun sebaliknya

Jawaban lain:
Kalor merupakan suatu bentuk energi. Kalor akan berpindah dari benda ke lingkungan jika terdapat perbedaan suhu. Jika benda melepas kalor maka yang mempengaruhi adalah :
1. massa benda
2. Kalor jenis benda

Hal ini sesuai dengan rumus :
Q = m.c.ΔT
m = massa benda
c = kalor jenis benda
ΔT = perubahan suhu

Kalor jenis merupakan jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram zat sebesar satu derajat Celcius. Setiap zat yang berbeda memiliki kalor jenis yang berbeda. Misalnya, air memiliki kalor jenis 1 kal/gr°C sedangkan minyak memiliki kalor jenis minyak adalah 0,43 kal/gr°C

Jika massa dan kalor jenis benda semakin besar maka energi kalor yang dimilikinya juga semakin besar

Soal dan Pembahasan Uji kompetensi 4 Bab Suhu dan Perubahannya Buku Paket IPA Kelas 7



UJI KOMPETENSI 4 BAB SUHU DAN PERUBAHANNYA

Review
1). Jelaskan pengertian suhu! 

Jawab:
Suhu adalah derajat atau tingkatan ukuran dingin atau panas pada suatu benda.
2). Bagaimana prinsip kerja termometer zat cair, termometer bimetal, dan termometer kristal cair? 

Jawab:
Termometer zat cair 
Termometer zat cair bekerja dengan mengukur pemuaian dari zat cair di dalam termometer. Dengan meningkatnya suhu, maka benda akan memuai (meningkat panjang, luas atau volumenya). 

Cairan terletak pada tabung kapiler dari kaca yang memiliki bagian penyimpan. Umumnya zat cair yang digunakan adalah raksa (merkuri), yang merupakan satu-satunya logam cair pada suhu ruang. 

Termometer bimetal:
Termometer bimetal bekerja dengan mengukur pelengkungan yang terjadi akibat perbedaan pemuaian batangan yang di dua sisinya tersusun dari logam (metal) yang berbeda. Batangan ini disebut bimetal dan dibentuk melingkar atau spiral. 
Dari perbedaan pemuaian, bimetal ini akan melengkung, dan dari lengkungan ini akan dapat diukur suhu saat ini. 

Termometer kristal cair: 
Termometer kristal cair bekerja dengan melihat perbedaan warna kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium, dan sebagainya.  Termometer kristal ini tidak menggunakan pemuaian, berbeda dengan termometer bimetal dan zat cair. 

3). Buaya sering mengangakan mulutnya dalam waktu yang lama. Mengapa hal itu dilakukan?

Jawab:
Karena buaya butuh menurunkan suhu tubuhnya yang panas,karena dia tidak bisa beraktifitas, mencerna, dll apabila suhu tubuhnya diatas 30-32 derajat Celcius


 PENERAPAN
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar.
4). Jelaskan prinsip kerja bimetal sebagai sensor suhu pada setrika listrik! 

Jawab:
Sensor bimetal mencegah suhu terlalu panas, dengan sepasang logam yang memiliki muai berbeda. Pada suhu tertentu, perbedaan muai ini cukup besar, sehingga akan dapat memutus arus listrik pada setrika dan menghentikan pemansan. 

Pada saat kita menggunakan setrika listrik, arus listrik yang mengalir di setrika akan diubah menjadi energi panas. Perubahan energi listrik menjadi energi panas ini terjadi akibat adanya hambatan pada kumparan penghantar listri di dalam setrika. Hambatan listrik akan merubah energi listrik menjadi panas. Akibatnya, suhu logam setrika naik. 

Prinsip serupa, yang merubah energi listrik menjadi energi panas melalui kumparan yang memiliki hambatan listrik, dapat kita temui pada alat penanak nasi listrik atau rice cooker. 

Agar suhu setrika tidak terlalu anas, yang dapat menyebabkan kebakaran padakain yang disetrika, perlu adanya suatu sensor yang memutus arus listrik pada setrika. Sensor ini dibuat dari susunan bimetal, yaitu dua logam yang koefisien muainya berbeda. 

Akibatnya, saat dipanaskan kedua sisi bimetal akan mengalami pemuaian yang berbeda pula. Ini membuat mietal akan melengkung. Pada suhu tertentu, lengkungan ini akan menyebabkan pemutusan rangkaian listrik, sehingga arus listrik berhenti dan setrika berhenti memanas. 

5). Konversikan:
a. 77 oF = ....... oC = ...... oR = ....... K
b. 333 K = ....... C = ...... R = ........ F o o 

Jawab:
a. 77 °F = ...... °C = .... °R = ....... K
 
°C = 5/9 (°F - 32) 
= 5/9 (77 -32) 
= 5/9 (45) 
= 25 °C 

°R = 4/5 °C 
= 4/5 (25) 
= 20 °R 

°K = °C + 273 
= 25 + 273 
= 298 K 

b. 333 Kelvin = ........ derajat Celsius = ......... derajat Reamur = .......... derajat Farenheit 

°C = K – 273 
= 333 – 273 
= 60 °C 

°R = 4/5 °C 
= 4/5 (60) 
= 48 °R 

°F = (°C × 9/5) + 32 
= (60 × 9/5) + 32 
= 108 + 32 
= 140 °F 


6). Sebatang tembaga (koefsien muai panjangnya ada pada Tabel 7.1) pada suhu 28°C panjangnya 80 m. Berapakah pertambahan panjangnya, jika tembaga dipanaskan sampai suhunya 78°C? 

Pembahasan:
Dik l0 = 80 m
T0 = 28 C
T1 = 78 C
α = 0,000017/derajat celcius = 17 x 10^-6 C
Dit lt ?
Jawab:
lt - lo = α . lo . ΔT
lt = 0,000017 . 80 .(78 - 28) + 80
= 0,068 + 80
= 80,068 m
Pertambahan panjangnya
lt - lo = 80,068 m - 80 = 0,068 m

Maka Kesimpulanya pertambahan panjangnya 0,068 m.

7). Berikut ini adalah grafk panjang sebatang logam terhadap suhunya
a. Berdasarkan data pada grafik tersebut. Tentukan koefsien muai panjang logam itu.
b. Berdasarkan hasil perhitunganmu, dan Tabel 4.1, kemungkinan besar apa jenis logam tersebut? 

Jawab:
a)  Berdasarkan data pada grafik tersebut, koefisien muai panjang logam adalah 0,00002/°C. 
b) Berdasarkan hasil perhitungan dan Tabel 7.1, kemungkinan besar jenis logam tersebut adalah kuningan. 
Rumus yang digunakan adalah pemuaian panjang sebagai akibat kenaikan suhu. 

Pembahasan lebih lanjut:
Berdasarkan grafik panjang logam (cm) dan suhu (°C), panjang mula-mula L₀ adalah 100 cm pada suhu awal 0°C. Selanjutnya kita pilih panjang akhir saat suhu mencapai 90°C, namun sebenarnya panjang akhir dapat dipilih pada suhu berapa pun pada grafik dengan hasil perhitungan yang sama. Target perhitungan adalah mencari koefisien muai panjang logam serta identifikasi jenis logam tersebut.

Diketahui
· Panjang awal L₀ = 100 cm
· Panjang akhir Lt = 100,18 cm
.  Perubahan suhu ΔT = 90°C - 0°C = 90°

Ditanya
Koefisien muai panjang logam (α)

Penyelesaian
Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
Ingat, perubahan panjang adalah panjang akhir dikurangi panjang awal, yakni ΔL = Lt - L₀.

Susun kembali rumus di atas dengan koefisien muai panjang α sebagai subyek yang ingin dicari.
Substitusikan data-data ke dalam rumus.


Kesimpulan
a) Berdasarkan langkah pengerjaan di atas diperoleh koefisien muai panjang logam sebesar
atau 0,00002/°C.

b) Berdasarkan hasil perhitungan dan sesuai Tabel 7.1 yang memuat daftar koefisien muai panjang logam, kemungkinan besar jenis logam tersebut adalah kuningan. Hasil perhitungan dan angka pada tabel cukup mendekati atau dapat dibulatkan.

8). Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini.
a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas!
b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

Jawab:
a. pemuaian zat cair pada zat cair yang berbeda mempunyai muai volume yang berbeda
b. bahwa setiap benda cair memiliki muai sendiri, yang menyebabkan pada suhu yang sama benda cair memiliki volume yang berbeda

Diketahui: 
To = 30 °C
Ta = 80 °C
Air ⇒ Vo = 400 mL ⇒ V = 404,2 mL
Minyak goreng ⇒ Vo = 400 mL ⇒ V = 414,5 mL
Alkohol ⇒ Vo = 400 mL ⇒ V = 422,0 mL

Ditanya: 
A. Masalah yang sesuai dengan tabel ?
B. Kesimpulan dari masalah di A? 

Penjelasan:
A. Perubahan suhunya semua sama.
ΔT = Ta - To = 80 °C - 30 °C = 50 °C
Vo semua sama.
V berbeda - beda.
Jadi masalah yang ada adalah perbedaan volume setelah zat cair dengan volume sama dipanaskan pada perubahan suhu yang sama.

B. Berdasarkan rumus
V = Vo (1 + γ × ΔT) karena ΔT dan Vo semua semua data sama, tetapi hasil V berbeda - beda, hal ini membuktikan bahwa hanya γ yang berbeda - beda pada setiap cairan.
Kesimpulannya, setiap zat cair memiliki koefisien muai volume yang berbeda - beda.

Berpikir Kritis 
Suatu benda diukur suhunya dengan termometer berskala Celcius, Fahrenheit, dan Reamur. Ternyata, hasil pengukuran suhunya berbedabeda. Apakah hal ini berarti tingkat panas benda itu berbeda-beda juga? Jelaskan!

Jawab:
Tingkat panasnya sama, hanya saja setiap termometer memiliki skala yang berbeda. seperti jika mengkur air mendidih pada termometer celcius adlah 100°, 80 Reamur, 212 Fahrenheit dan 373 Kelvin

Tugas Proyek 
Rancang dan lakukan penyelidikan yang dapat menunjukkan gejala pemuaian zat gas. Sebagai bantuan, gas memang tidak bisa dilihat, tetapi gelembung gas di dalam zat cair dapat diamati. Gas yang memuai akan mampu mendesak sesuatu. Laporkan hasil kegiatanmu secara tertulis.

Jawab:
Botol diberi cuka dan ditutup dengan balon yang sudah diberi bubuk soda. balon itu akan mengembang.dari penyelidikan tersebut,saat botol diberi cuka dan balon diberi bubuk soda, dan mulut balon berada di mulut botol, dan berdirikan balonnya hingga bubuk soda jatuh ke cuka. 
Penyelidikan yang dapat menunjukkan pemuaian gas adalah dengan meletakkan balon dipanas matahari, pada saat itu partikel zat gas yang ada dalam balon memuai sehingga membutuhkan banyak ruang untuk bergerak, sehingga balon tidak mampu lagi menahan desakan, jadi balon akan meletus.





Kumpulan Soal dan Jawaban Buku Paket IPA Kelas 7 BAB 4 Suhu dan Perubahannya

Kumpulan Soal dan Jawaban Buku Paket IPA Kelas 7 BAB 4 Suhu dan Perubahannya


Ayo Kita Latihan!
1). Zat cair apakah yang digunakan dalam termometer zat cair? 

Jawab:
Pada umumnya, zat cair yang digunakan pada termometer yaitu : RAKSA dan ALKOHOL

2). Apa kelebihan dan kekurangan zat cair tersebut!

Jawab:
Raksa digunakan karena memiliki kelebihan antara lain:
1. Tidak membasahi dinding
2. Zatnya mengkilap jadi mudah dibaca pada pengukuran
3. Memuai dengan teratur
4. Merupakan penghantar panas yang baik

Namun selain itu, raksa juga memiliki kekurangan yaitu :
1. Harga Mahal
2. Bersifat racun, jadi berbahaya jika pecah

Sedangkan Alkohol karena memiliki kelebihan antara lain:
1. Harga Murah
2. Lebih teliti karena pemuaian besar walaupun kenaikan suhunya kecil
3. Titik bekunya -1.300 C° jadi peka terhadap suhu yang rendah

Namun Alkohol juga memiliki kekurangan antara lain :
1. Tidak berwarna, jadi tidak terlalu jelas jika kurang teliti
2. Membasahi dinding
3. Titik didihnya hanya 78 C°, sehingga kurang dapat digunakan untuk yang bersuhu tinggi

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ayo Kita Latihan!
Dengan cara yang sama, rumuskan konversi skala suhu yang lain, misalnya dari Celcius ke Reamur, dan dari Fahrenheit ke Kelvin.

Jawab:
Celcius ke Fahrenheit = (9/5 x celcius) + 32 
Celcius ke Reamur = 4/5 x celcius 
Fahrenheit ke Celsius = 5/9 x (fahrenheit - 32) 
Fahrenheit ke Reamur = 4/9 x (fahrenheit - 32) 
Reamur ke Fahrenheit = (9/4 x reamur) + 32 
Reamur ke Celsius = 5/4 x Reamur 

*)Jawaban Singkat
Dari C ke R
tR = ⁴/₅ tC

Dari F ke K
tK = ⁵/₉ (tF - 32) + 273

Dari R ke K
tK = ⁵/₄ tR + 273
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Ayo Kita Latihan!
1). Ubahlah suhu-suhu berikut ini.
a. 0° C ke Kelvin
b. 0° K ke derajat Celsius
c. 273° C ke Kelvin
d. 273° K ke derajat Celsius

Jawab:
a. 0°C ke Kelvin ⇒ 0 + 273 = 273 K
b. 0 K ke derajat Celsius ⇒ 0 - 273 = -273°C
c. 273°C ke Kelvin ⇒ 273 + 273 = 546 K
d. 273 K ke derajat Celsius ⇒ 273 - 273 = 0°C

2). Ubahlah suhu celsius berikut ini ke suhu Kelvin.
a. 27°C b. 560°C c. -184°C d. -300°C

Jawab:
a. 27°C = 27 + 273 ⇒ 27°C = 300 K
b. 560°C = 560 + 273 ⇒ 560°C = 833 K
c. -184°C = -184 + 273 ⇒ -184°C = 89 K
d. -300°C = -300 + 273 ⇒ -300°C = -27 K

3). Ubahlah suhu kelvin berikut ini ke suhu Celsius.
a. 110 K b. 22 K c. 402 K d. 323 K

Jawab:
a. 110 K = 110 - 273 ⇒ 110 K = -163°C
b. 22 K = 22 - 273 ⇒ 22 K = -251°C
c. 402 K = 402 - 273 ⇒ 402 K = 129°C
d. 323 K = 323 - 273 ⇒ 323 K = 50°C

4). Temukan suhu dalam celsius dan Kelvin untuk keterangan berikut ini.
a. suhu kamar;
b. suhu lemari es
c. suhu siang hari pada musim kemarau
d. suhu malam hari pada musim penghujan

Jawab:
a. suhu kamar; rata-rata 20°C ~ 25°C atau 293 K ~ 298 K
b. suhu lemari es; rata-rata 0°C ~ 3°C atau 273 K ~ 276 K
c. suhu siang hari pada musim kemarau; rata-rata 28°C ~ 34°C atau 301 K ~ 307 K
d. suhu malam hari pada musim penghujan; rata-rata 23°C ~ 26°C atau 296 K ~ 299 K
-------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Kita Lakukan!
1). Apa yang dimaksud dengan suhu? 

Jawab:
Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah thermometer. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat untuk mengukur suhu cenderung menggunakan indera peraba. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer untuk mengukur suhu dengan valid.

2). Mengapa indra perasa bukan pengukur suhu yang andal? 

Jawab:
Karena indra perasa tidak bisa mengetahui derajat suhu benda, yang dimana dalam IPA diharuskan menggunakan satuan dalam menentukan suhu, tekanan, volume dan lain lain. Hal ini bertujuan agar persepsi dari semua orang sama.berikut beberapa alasan mengapa indra perasa bukan merupakan alat pengukur suhu yang baik: 

1. Tidak memberikan angka 
Pada indra perasa tidak akan memberikan angka, yang diperoleh dalam pengukuran suhu hanyalah panas atau dingin saja.

2. Perbedaan persepsi
Hal ini bisa terjadi karena setiap manusia memiliki tingkat perasa yang
berbeda. Belum lagi ketika manusia tersebut sakit. 

3). Jelaskan macam-macam termometer! 

Jawab:
1. Termometer Air Raksa 
Termometer cairan yang pengisinya berupa air raksa. Alat ini yang paling sering digunakan karena dapat mengukur suhu yang sangat tinggi. 

2. Termometer Alkohol 
Termometer cairan yang pengisinya berupa alkohol. Alkohol lebih peka daripada air raksa sehingga dapat mengukur suhu yang sangat rendah dan perubahan volumenya lebih jelas terlihat dibandingkan air raksa. 

3. Termometer Klinis 
Termometer klinis banyak digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia atau hewan. Alat satu ini dirancang dengan berbagai desain dan bisa digunakan dengan memasukkan ke dalam mulut, telinga, anus atau ketiak. Bahkan ada yang hanya dengan ditempelkan pada dahi. Termometer ini sangat penting untuk disterilisasi mengingat penggunaannya yang beberapa dimasukkan ke dalam organ. 

4. Termometer Inframerah 
Cara termometer ini bekerja sangat unik yaitu tanpa menyentuh objek yang ingin diukur dalam jarak tertentu dan mengukur suhu objek tersebut menggunakan radiasi kotak hitam. Prinsip termometer ini adalah semakin panas suatu benda, semakin banyak energi inframerah yang dipancarkan karena molekulnya semkain aktif. 

5. Termometer Dinding 
Termometer ini biasanya untuk mengukur suhu ruang dan ditaruh di dinding ruangan tersebut. Angka yang tertera pada termometer ini hanya menunjukkan suhu atas dan bawah yang dapat dicapai suatu ruangan dalam celcius atau fahrenheit. 

6. Termometer Six Bellani 
Termometer ini biasanya digunakan oleh pengamat cuaca untuk mengetahui suhu terendah atau suhu tertinggi dalam jangka waktu tertentu. Lalu, termometer ini mempunyai 2 skala, skala minimum di pipa kiri dan skala maksimum di pipa kanan. Alat ini juga kadang digunakan untuk mengukur suhu pada sebuah rumah kaca. 

7. Termometer Resistor 
Termometer ini digunakan untuk mengukur perubahan hambatan jenis penghantar karena adanya perubahan suhu. Prinsip termometer ini yaitu ketika suhu naik, hambatan listrik platina naik. Menggunakan platina agar tahan panas. Alat ini banyak digunakan dalam industri. 

8. Termometer Gas 
Termometer ini mempunyai prinsip perubahan suhu terhadap tekanan berdasarkan sifat pemuaian gas. Alat ini bisa mengukur suhu yang sangat tinggi hingga sangat rendah dengan skala -250ᵒC – 1500ᵒC. 

9. Termometer Bimetal 
Prinsip termometer ini adalah semakin tinggi suhu, semakin melengkung keping bimetal yang menandai perubahan suhu yang lebih tinggi. 

10. Termometer Termokopel 
Alat ini semacam sensor suhu yang menggunakan dua jenis logam konduktor yang ujungnya digabungkan dengan sebuah amperemeter. Termometer ini mudah digunakan dan tahan terhadap guncangan dan getaran. 

11. Termometer Kristal Cair 
Cara menggunakan termometer ini adalah dengan menempelkannya di dahi. Termometer ini termasuk termometer klinis tetapi bisa digunakan untuk mengukur suhu ruangan, suhu mandi bayi, dan suhu lemari pendingin. 

4). Bagaimanakah persamaan dan perbedaan cara menentukantitik terbawah dan titik teratas pada skala Celcius dengan skala Fahrenheit? 

Jawab:
Persamaan: 
- Sama-sama menggunakan titik beku air sebagai titik terbawah. 
- Sama-sama menggunakan titik didih air sebagai titik teratas. 

Perbedaan: 
- Titik bawah pada skala Fahrenheit ditetapkan sebesar 32 derajat Fahrenheit, sementara pada skala Celsius ditetapkan sebesar 0 derajat Celsius. 
- Titik atas pada skala Fahrenheit ditetapkan sebesar 212 derajat Fahrenheit, sementara pada skala Celsius ditetapkan sebesar 100 derajat Celsius. 
- Jarak antara titik bawah dengan titik atas pada skala Fahrenheit adalah sebesar 180 derajat, sementara pada skala Celsius jarak antara titik bawah dengan titik atas sebesar 100 derajat. 

5). Konversikan:

a. 45C = (80/100x 45) + 0 = 36R
           =(180/100x 45) + 32 = 113F
           =(100/100 x 45) + 273 = 318

b. 36R = (100/80x 36) +0 = 45C
            =(180/80x 36) +32 = 113F

            =(100/100x 45)+ 273 = 318
c. 14F = 14-32(100/180) = -18x100/180 = -10C
           = 14-32(80/180) = -18x80/180 = -8R
           = (100/100x -10) +273 = 263K

d. 225K = 225-273 = -48C
              =(80/100x -48) +0 = -38,4R
              =(180/100x -48) +32 = -54,4F

6). Terdapat 4 termometer skala Celcius dengan skala terkecil dan terbesarnya ditunjukkan pada tabel di bawah ini: 
Termometer manakah yang paling sesuai untuk mengukur suhu tubuh manusia? Jelaskan! 

Jawab:
Termometer yang menggunakan skala 0- 100 adalah skala yang paling sesuai untuk mengukur tubuh manusia. Termometer celcius menggunakan prinsip kerja air raksa yang tidak mungkin untuk memiliki titik leleh es pada suhu dibawah 0 atau diatasnya. Suhu manusia bervariasi pada titik titik tertentu kisaran 31 - 45, namun dalam kondisi tertentu bisa melewati ambang tersebut. Jadi jawaban yang paling tepat ada pilihan D.

Soal dan Pembahasan Uji Kompetensi 3 BAB Klasifikasi Materi Dan Perubahannya Buku Paket IPA kelas 7

 Uji Kompetensi 3 BAB Klasifikasi Materi Dan Perubahannya!

1). Golongkanlah zat-zat di bawah ini dengan memberi tanda centang (√) pada kolom yang tersedia.

Gula: Senyawa, dengan rumus senyawa C6H12O6 
Air: Senyawa, dengan rumus senyawa H2O 
Emas: Unsur, dengan lambang unsur Au 
Seng: Unsur, dengan lambang unsur Zn 
Tinta: Campuran berbagi pewarna dalam air 
Asam Cuka: Senyawa, dengan rumus senyawa CH3COOH 
Besi: Unsur, dengan lambang unsur Fe 
Arang: Unsur karbon, dengan lambang unsur C 
Sirop: Campuran berbagai perasa, pemanis dan air 
Udara: Campuran berbagai gas seperti nitrogen (N2), oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) 
Garam Dapur: Senyawa, dengan rumus senyawa NaCll 
Sabun: Campuran berbagai pembersih, pewarna dan pewangi 

Pembahasan lebih lanjut:
Unsur adalah materi yang tidak dapat dipisahkan lagi menjadi unsur lain melalui reaksi kimia. Setiap unsur memiliki ciri yang berbeda dengan unsur lain, dan dinyatakan dalam lambang unsur tertentu. 
Contoh unsur dalam adalah emas (Au), seng (Zn), besi (Fe), arang (C). 

Senyawa terbentuk dari reaksi kimia beberapa unsur, dan dapat dipisah menjadi unsur atau senyawa lain melalu reaksi kimia. Setiap senyawa memilki rumus senyawa. Rumus senyawa menjelaskan tentang unsur-unsur apa saja yang menyusun unsur tersebut. Dalam rumus senyawa terdapat lambang unsur dan jumlah atom unsur tersebut dalam senyawa. 
Contoh senyawa dalam soal ini adalah gula (C6H12O6), air (H2O), Asam cuka (CH3COOH), garam dapur (NaCl). 

Campuran adalah terdiri dari dua atau lebih zat yang dicampur tapi tidak secara kimia, melainkan secara fisik. Campuran dapat dipisahkan melalui cara fisis seperti penyaringan. Berbeda dengan senyawa, perbandingan unsur-unsur dalam campuran dapat beragam. 
Contoh campuran dalam soal ini adalah sirup yang merupakan campuran perasa, pemanis dalam air.

2). Di rumahmu ditemukan berbagai jenis larutan. Contohnya sirop, cuka dapur, sabun cair, dan sampo. Bagaimana kamu dapat menentukan larutan tersebut masuk ke dalam larutan asam atau basa?

Jawab:
Dengan cara dites menggunakan lakmus bila rasanya pahit itu basa,asam itu asam,asin itu netral.
cuka dapur merupakan asam sedangkan sabun dan shampo termasuk basa.

3). Lakukan identifkasi lima jenis campuran yang sering dijumpai di lingkungan sekitarmu. Jelaskan contoh unsur-unsur penyusun campuran tersebut dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari, atau dalam kegiatan industri.

Jawab:
5 jenis campuran yang sering dijumpai di lingkungan sekitar kita:
1. Air Gula
Penyusun : Air (H₂O) dan Gula (C₁₂H₂₂O₁₁)
Kegunaan : Pemanis makanan atau minuman
Kegiatan Industri : Pemanis makanan atau minuman pada produk-produk industri

2. Air Garam
Penyusun : Air (H₂O) dan Garam Dapur (NaCl)
Kegunaan : Perasa makanan atau minuman
Kegiatan Industri : Perasa dalam makanan pada produk-produk industri

3. Sirup
Penyusun : Air (H₂O), Gula (C₁₂H₂₂O₁₁) dan Pewarna Minuman
Kegunaan : Dikonsumsi sebagai minuman segar
Kegiatan Industri : Bahan aditive untuk minuman produk-produk industri

4. Susu
Penyusun : Air (H₂O) dan Susu atau Sukrosa (C₁₂H₂₂O₁₁)
Kegunaan : Dikonsumsi sebagai minuman sehat alami
Kegiatan Industri : Dapat dijadikan minuman sehat yang difermentasi seperti Yakult atau produk-produk industri lainnya

5. Bahan Bakar Minyak/Gas
Penyusun : Metana, Etana, Propana, Butana, CnH₂n₊₂
Kegunaan : Dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor
Kegiatan Industri : Dijadikan bahan bakar atau sumber energi

6. Logam Perunggu
Unsur penyusunnya: tembaga dan timah
Kegunaan: bahan pembuat uang logam, medali, alat- alat mesin

7. Logam Kuningan
Unsur penyusunnya: tembaga dan seng
Kegunaan: bahan pembuatan barang-barang hiasan, sekrup, alat-alat musik, dan paku-paku kecil

8. Aspal
Unsur penyusunnya: karbon, hydrogen, belerang, nitrogen, oksigen, renik besi, nikel, vanadium, dan beberapa atom lain.
Kegunaan: dapat digunakan di dalam bermacam produk- produk, termasuk jalan raya, dasar pondasi dan subdasar, dinding untuk lubang di jalanan, trotoar kaki lima, jalan untuk mobil, lereng-lereng, jembatan-jembatan, dan bidang parkir, tambalan lubang di jalanan, jalan dan penutup tanah, atap bangunan, dan minyak bakar

9. LPG (Liquified Petroleum Gas)
Unsur penyusun: metana, etana, propana.
Kegunaan: Bahan bakar industri atau rumah tangga

4). Jelaskanlah proses pemisahan campuran dengan metode penyaringan, sentrifugasi, sublimasi, kromatograf, dan destilasi. 

Jawab: 
1. Penyaringan adalah metode pemisahan campuran yang digunakan untuk memiisahkan cairan dan padatan yang tidak larut berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat-zat yang bercampur
2. Sentrifugasi adalah metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan padatan sangat halus dengan jumlah campuran sedikit
3. Sublimasi adalah metode pemisahsan campuran yang didasarkan pada campuran zat yang memiliki satu zat yang dapat menyublim (perubahan wujud padat ke wujud gas), sedangkan zat yang lainnya tidak dapat menyublim
4. Kromatografi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan kecepatan merambat antara partikel-partikel yang bercampur dalam suatu medium diam ketika dialiri suatu medium gerak
5. Distilasi digunakan untuk memisahkan suatu zat cair dari campurannya. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan titik didih dari zat cair yang bercampur sehingga saat menguap, setiap zat akan terpisah

5). Sebutkan metode pemisahan komponen dari bahan berikut.
a. Air murni dari air laut
b. Garam dari campuran garam dan pasir
c. Minyak kelapa dari santan

Jawab:
Metode pemisahan komponen dari bahan berikut:.
A. air murni dari air laut: dengan destilasi atau penyulingan
B. minyak kelapa dari santan: dengan filtrasi atau penyaringan
C. garam dari campuran garam dan pasir: dengan filtrasi atau penyaringan

Pembahasan lebih lanjut:
Campuran dalam soal ini merupakan Suspensi atau campuran heterogen, yaitu hasil penggabungan dua zat atau lebih secara kimia atau fisika, yang masih dapat terlihat secara kasat mata perbedaan antara zat-zat yang tercampur ini.

Pemisahan campuran ini dapat dilakukan dengan, antara lain:
1. Filtrasi atau Penyaringan
Filtrasi adalah pemisahan zat-zat dalam campuran dengan melewatkan campuran pada penyaringan lumpur dari air, dengan memanfaatkan perbedaan ukuran partikel antara zat-zat dalam campuran.
Zat dengan ukuran partikel lebih besar dari por-pori saringan akan terhalang tidak bisa melewati saringan, sehingga terpisah dari campuran.
Contoh filtrasi adalah penyaringan santan dari air parutan kelapa. Parutan kelapa memiliki ukuran partikel besar, sehingga akan tertahan di saringan, sementara air santa dengan partikel lebih kecil akan lewat dan terpisah.

2. Distilasi atau Penyulingan
Distilasi atau penyulingan adalah pemisahan zat-zat dalam campuran dengan memanfaatkan perbedaan titik didih. Dengan memanaskan campuran maka zat dalam campuran dengan titik didih lebih rendah akan menguap lebih dahulu dan terpisah dari campuran.
Contoh penyulingan adalah penyulingan air murni dari air laut. Dengan dipanaskan, maka air akan mendidih dan menjadi uap. Sementara garam yang titik didihnya lebih tinggi akan tertinggal di wadah. Uap air akan terpisah dari garam dan dapat diembunkan menjadi air murni.

6). Buatlah daftar aplikasi (percobaan) dari metode pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kegiatan industri. Kamu dapat mencatatnya pada Tabel 3.11 berikut.
Jawab:

7). Mengapa suatu campuran tidak murni dapat dipisahkan dengan cara fisika, tetapi tidak dapat dipisahkan dengan cara kimia? Jelaskan.


Jawab:
Pada dasarnya proses pemisahan suatu campuran ada dua macam yaitu secara fisika dan kimia. Pemilihan metode pemisahan tergantung pada kondisi yang dihadapi (jenis campuran). Proses pemisahan secara fisika biasanya dipilih sebagai alternative pertama karena biaya nya lebih murah. Sedangkan untuk kondisi tertentu yang tidak memungkinkan(pemisahan minyak bumi contohnya) dilakukanlah pemisahan secara kimia. Untuk campuran tidak murni (heterogen) yang kedua fasanya masih terpisah maka pemilihan metode pemisahan secara fisika akan lebih dipilih karena prosesnya yang lebih mudah dan biaya yang lebih murah. Untuk proses pemisahan campuran heterogen ada 4 prinsip utama yang digunakan yaitu: sedimentasi, sentrifugasi, flotasi, filtrasi.

8). Air adalah senyawa murni, sedangkan susu stroberi cair yang terdapat dalam kemasan merupakan campuran antara air, gula, susu, dan penambah rasa stroberi.
a. Buatlah daftar tentang persamaan dan perbedaan sifat di antara air dan susu stroberi tersebut.
b. Jelaskan metode pemisahan yang sesuai untuk memisahkan zat-zat penyusun susu stroberi. 

Jawab:
*)Persamaan antara air dan susu stoberi antara lain yaitu:
1. kedua zat tersebut sama-sama termasuk zat cair yang dapat mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.
2. kedua zat tersebut sama-sama menempati wadah atau ruang.

*)Perbedaan antara air dan susu stoberi antara lain yaitu:
1. Air adalah senyawa murni, sedangkan susu stroberi cair yang terdapat dalam kemasan merupakan campuran antara air, gula, susu, dan penambah rasa stoberi.
2. Air tidak memiliki rasa, sedangkan susu stroberi cair memiliki rasa.
3. Air tidak memiliki warna (bening), sedangkan susu stroberi cair memiliki warna.
4. Susu stroberi cair memiliki kekentalan yang lebih tinggi dibanding air. Hal ini berarti susu stroberi cair memiliki massa jenis yang lebih besar dibanding air.
5. Air (yang baik) tidak memiliki bau, sedangkan susu stroberi cair memiliki bau/ aroma
6. Air tidak dapat basi/ busuk, sedangkan susu stroberi cair dapat basi/ busuk.
7. Titik didih susu stroberi cair lebih tinggi dari air.
8. Titik beku susu stroberi cair lebih rendah dari air.

*) Metode pemisahan yang sesuai untuk memisahkan zat-zat penyusun susu stroberi tidak mungkin dengan disaring karena campurannya homogen dan ukuran partikel sudah sama. Metode yang tepat yaitu penyulingan/ destilasi yaitu pemisahan campuran yang prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan titik didih dari zat yang bercampur.

9). Jelaskan perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia suatu zat. Tetapi sebelumnya isilah Tabel 3.12 di bawah ini.
Jawab:

Simak penjelasan lebih lanjut!

Perbedaan perubahan Fisika dan Kimia sesuatu zat: 
1. Air dinginkan hingga suhu O °C 
Wujud Awal: Cair 
Wujud Akhir: Padat (es beku) 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Tidak terbentuk zat baru, hanya terjadi perubahan wujud pada air dari cair ke padat 

2. Air dipanaskan pada suhu 100 °C 
Wujud Awal: Cair 
Wujud Akhir: Gas 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Tidak terbentuk zat baru, hanya terjadi perubahan wujud pada air dari cair ke gas 

3. Pembakaran lilin 
Wujud Awal: padat (lilin yang dibakar) 
Wujud Akhir: gas (uap pembakaran) 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Terbentuk zat baru, yaitu gas karbon dioksida, yang terbentuk akibat pembakaran (oksidasi) dari senyawa hidrokarbon di dalam lilin 

4. Fermentasi 
Wujud Awal: padat (makanan yang difermentasi seperti ketela) 
Wujud Akhir: padat (tapai hasil fermentasi) dan cair (air tapai hasil fermentasi) 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Terbentuk zat baru, yaitu alkohol (air tapai) yang terbentuk dari fementasi karbohidrat dalam ketela akibat aktivitas jamur 

5. Karat besi 
Wujud Awal: padat (besi yang berkarat) 
Wujud Akhir: padat (karat) 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Terbentuk zat baru, yaitu besi oksida (Fe2O3), yang terbentuk akibat pengkaratan (oksidasi) dari besi 

6. Sabun
Wujud Awal: padat (batangan sabun) 
Wujud Akhir: cair (sabun yang mengalir) 
Terbentuk/Tidak Terbentuk zat baru: Tidak terbentuk zat baru, hanya sabun saja yang terlarut dalam air. 

Sedangkan penjelasan perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia bisa disimak di bawah ini: 
1. Perubahan yang terjadi di alam dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. 
2. Pada perubahan fisika tidak terjadi perubahan senyawa dan tidak ada senyawa baru yang timbul. 
3. Sedangkan pada perubahan kimia dimana ada reaksi kimia, terbentuk zat baru dan energi dilepaskan atau diserap. 
4. Perubahan fisika bisa dibalik, sementara perubahan kimiawi tidak bisa dibalik. 

Berdasarkan ciri-ciri di atas maka dapat disimpulkan bahwa pengkaratan, fermentasi dan pembakaran lilin adalah perubahan kimia, karena terbentuk zat baru. 
Sementara, pelarutan sabun, serta pembekuan dan penguapan air ini termasuk perubahan fisika, karena tidak terbentuk zat baru.

10). Kelompokkan peristiwa di bawah ini ke dalam tabel menjadi kelompok perubahan fsika atau kimia.
a. Kayu dibuat menjadi meja dan kursi.
b. Batu dipotong menjadi kerikil.
c. Nasi menjadi basi.
d. Kapur barus menyublim.
f. Singkong difermentasi menjadi tapai.
g. Kertas dibakar menjadi abu.
h. Lilin meleleh ketika dipanaskan.
i. Pembakaran kembang api
Jawab:


Pembahasan tambahan untuk pembelajaran
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menemui berbagai macam perubahan materi. Perubahan tersebut dapat terjadi secara alami maupun disengaja. Perubahan materi tersebut dapat digolongkan ke dalam perubahan fisika atau perubahan kimia.

*) Perubahan fisika atau fisis adalah perubahan yang tidak menghasilkan zat baru. Zat tersebut mengalami perubahan wujud dan dapat kembali ke bentuk semula. 
Contoh:
Es mencair
Air menguap atau membeku
Lilin meleleh atau melebur
Kapur barus menyublim
Proses terjadinya embun

*)Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat baru dan tak dapat kembali ke bentuk semula.
Ciri-ciri umum reaksi kimia disertai dengan suatu perubahan yang dapat diamati, seperti timbulnya gelembung gas, perubahan warna, aroma, perubahan suhu, serta terbentuknya endapan. 
Contoh:
Kertas terbakar
Sumbu lilin terbakar
Besi berkarat
Nasi menjadi basi
Gula dipanaskan menjadi karamel