Kunci Jawaban Tugas Tidak Terstruktur LKS IPA Kelas 9 BAB Kemagnetan dan Pemanfaatannya


Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1). Sebuah trafo step up yang memiliki jumlah lilitan 600 lilitan pada kumparan primernya, mengubah tegangan 30 volt menjadi 220 volt. Bila efisiensi trafo tersebut 80% dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan lampu 220 volt 60 watt, tentukan:
a.kuat arus pada kumparan primernya.
b.jumlah lilitan pada kumparan sekundernya

Diketahui:
Np = 600 lilitan
Vp=30 v,
Vs=220 v,
n=80%=0,8, (atau bisa juga dinamakan efisiensi dengan simbol E)
Ps=60 watt untuk Vs=220v

Ditanyakan:
a)Ip, b) Ns

Jawab:

Cara 1:
a)n = Ps/Pp
0,8 = 60/Pp
Pp = 60/0,8
Pp = 75 watt
kuat arus primer
Ip = Pp/Vp
Ip = 75/30
Ip = 2.5 ampere

Cara 2:
*E = Ps/Pp x 100%
80% = 60/Pp x 100%
Pp = 60/80% x 100%
Pp = 60/0,8 x 1
Pp = 75 watt

* Ip = Pp/Vp = 75/30 = 2.5 Ampere

b)Vs/Vp = Ns/Np
220/30 = Ns/600
30Ns = 132000
Ns = 132000/30
Ns = 4400 lilitan


2). Sebuah transformator step down ideal memiliki kumparan primer yang terdiri atas 2.400 lilitan yang dihubungkan dengan tegangan input 220 V. kumparan sekundernya terdiri atas dua bagian yang terpisah. masing masing bagian memberikan tegangan output 12 V dan 24 V. apabila pada tegangan output 12 V, terdapat arus listrik sebesar 4 A tentukan:
a. Jumlah lilitan masing-masing sekunder 
b. Kuat arus primernya 
c. Kuat arus pada tegangan output 24 V 

Pembahasan:
Rumus yang berlaku :
Keterangan:
Vp = tegangan primer
Np = jumlah lilitan primer
Ip = kuat arus primer
Vs = tegangan sekunder
Ns = jumlah lilitan sekunder
Is = kuat arus sekunder

Diketahui:
Np = 2.400 lilitan
Vp = 220 V
Vs1 = 12 V
Vs2 = 24 V
Is1 = 4A

Ditanya:
a. Jumlah lilitan pada masing-masing sekunder.
b. Kuat arus primer.
c. Kuat arus tegangan output 24 V

Jawaban:
a. Jumlah lilitan pada masing-masing sekunder.
-Lilitan sekunder pertama
Np/Ns1 = Vp/Vs1
2.400/Ns1 = 220/12
220Ns1 = 28.800
Ns1 = 28.800/220 = 130,9 lilitan

-Lilitan sekunder kedua
Np/Ns2 = Vp/Vs2
2.400/Ns2 = 220/24
220Ns2 = 57.600
Ns2 = 57.600/220 = 261,8 lilitan

b. Kuat arus primer (Ip)
Np/Ns1 = Is1/Ip
Np/Ns1 = Is1/Ip
2.400/130,9 = 4/Ip
2400 Ip = 523,6
Ip = 0,21 A

c. Kuat arus tegangan output 24V
Np/Ns2 = Is2/Ip
2.400/261,8 = Is2/0,21
261,8 Is2 = 504
Is2 = 504/261,8 = 1,92 A

Soal Dan pembahasan Uji Kompetensi IPA BAB Tata Surya Buku Paket IPA Kelas 7


Uji Kompetensi

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1). Jelaskan susunan Tata Surya.

Jawab:
Tata surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid, dan asteroid yang mengelilingi matahari.
Susunan tata surya adalah matahari, planet dalam, planet luar, komet, meteorid, dan asteroid.
Matahari menjadi pusat tata surya karena benda-benda langit mengelilingi matahari dengan bidang edar masing-masing.
Energi matahari dihasilkan dari inti matahari. Inti Matahari memiliki suhu sekitar 1,5 x 107 derajat C yang cukup untuk mempertahankan fusi termonuklir yang berfungsi sebagai sumber energi matahari.

2). Mengapa Matahari yang menjadi pusat Tata Surya? Jelaskan.

Jawab:
Matahari menjadi pusat tata surya karena gaya gravitasi Matahari yang sangat besar, akibat massa Matahari yang besar, yang mengakibatkan planet-planet di Tata Surya bergerak menegelilingi Matahari

3). Dari manakah energi Matahari dihasilkan?

Jawab:
Menurut para ilmuwan, Energi Matahari Diperoleh Dari Reaksi Fusi Nuklir Yang Terjadi Pada Bagian Intinya. Fusi nuklir merupakan penggabungan inti atom yang bertujuan membentuk inti atom dengan massa yang lebih besar. Pada matahari, reaksi fusi nuklir melibatkan penggabungan inti hidrogen untuk membentuk inti helium dengan massa yang lebih besar. Inti helium ini juga kerap disebut sebagai partikel alpha. 

4). Jelaskan perbedaan antara planet luar dan planet dalam.

Jawab:
Perbedaan antara planet luar dan planet dalam adalah

Planet dalam:
-Letaknya dekat dengan matahari
-Berukuran kecil
-Memiliki sedikit satelit atau tidak sama sekali, berbatu
-Merupakan planet terestrial yang tersusun dari batuan dan mineral
-Sebagian besar terdiri atas mineral tahan api, seperti silikat yang membentuk kerak dan mantelnya, serta logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya

Planet luar
-Letaknya jauh dengan matahari atau selepas Sabuk Asteroid
-Berukuran besar
-Memiliki banyak satelit
-Merupakan planet gas yang tersusun dari bahan ringan seperti gas hidrogen, metana, amonia, dan helium

Yang termasuk planet dalam adalah:
-Merkurius
-Venus
-Bumi
-Mars

Yang termasuk planet luar adalah:
-Jupiter
-Saturnus
-Uranus
-Neptunus

5). Jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit.

Jawab:
Galaksi bima sakti memiliki banyak anggota, diantaranya tata surya kita. Banyak benda angkasa yang menjadi anggota tata surya kita, baik yang memiliki orbit maupun yang melayang bebas.
Meteoroid adalah batuan kecil-kecil yang melayang-layang bebas di luar angkasa.
Meteor adalah batuan kecil luar angkasa yang jatuh ke bumi namun terbakar habis karena bergesekan dengan atmosfer sehingga tidak sampai ke bumi.
Meteorit adalah batuan kecil luar angkasa yang jatuh ke bumi dan bisa sampai ke bumi.

6). Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pasang surut air laut.

Jawab:
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya pasang surut air laut antara lain adalah revolusi bulan terhadap matahari, rotasi bumi pada sumbunya, revolusi bumi terhadap matahari, kedalaman dan luas perairan, pengaruh rotasi bumi, dan gesekan dasar.

7). Selain berotasi dan berevolusi terhadap Bumi, Bulan juga bersama-sama dengan Bumi mengelilingi Matahari. Apabila ditentukan kala rotasi Bumi 1 (satu) hari, kala revolusi Bumi 366 hari, serta kala revolusi dan rotasi Bulan sama, yaitu 29,5 hari. Ketika Bumi telah menempuh seperempat lintasan
revolusinya, maka berapa kali Bumi telah berotasi dan berapa kali Bulan telah berevolusi dan berotasi? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:
Pada soal telah diketahui data-data berikut ini:
Kala Rotasi Bumi = 1 hari
Kala Revolusi Bumi = 366 hari
Kala Rotasi Bulan = Kala Revolusi Bulan = 29,5 hari
Agar bumi dapat menempuh ¹/₄ lintasan revolusinya , maka diperlukan waktu selama :
Selang Waktu ¹/₄ lintasan revolusi = ¹/₄ × 366 = 91,5 hari
Berhubung 1 kali rotasi Bumi memerlukan waktu 1 hari , maka:
Banyaknya rotasi Bumi selama 91,5 hari = 91,5 hari ÷ 1 hari = 91,5 kali
Berhubung 1 kali rotasi atau revolusi Bulan memerlukan waktu 29,5 hari , maka:
Banyaknya rotasi atau revolusi Bulan selama 91,5 hari = 91,5 ÷ 29,5 = 3,10 kali


8). Jenis gerhana apakah yang terjadi berdasarkan gambar di bawah ini? Jelaskan.
Jawab:
Jenis gerhana yang terjadi pada gambar di atas adalah gerhana bulan. Gerhana bulan yang terjadi adalah gerhana bulan sebagian (jika bulan berada di wilayah penumbra) dan gerhana bulan total (jika bulan berada di wilayah umbra)

9). Mengapa gerhana Matahari hanya terjadi kadang-kadang saja, meskipun fakta menunjukkan bahwa rotasi Bulan menyebabkan Bulan berada di antara Bumi dan Matahari pada setiap bulannya? Jelaskan.

Jawab:
Hal ini disebabkan karena orbit bumi mengelilingi matahari dan orbit bulan mengelilingi matahari tidak persis sebidang tapi membentuk sudut sekitar 5,14°. akibatnya, letak bulan berada antara bumi dan matahari yang dapat ini hanya terjadi pada waktu tertentu saja

10). Mengapa ketika terjadi gerhana Matahari kamu tidak diperbolehkan untuk melihat Matahari secara langsung? 

Jawab:
Ketika gerhana matahari, kamu tidak boleh melihat secara langsung karena cahaya matahari memiliki intensitas yang sangat tinggi sehingga sangat berbahaya bagi mata.

Akan tetapi gerhana matahari hanya nampak pada wilayah yang lebih sempit dari gerhana bulan, Hal ini karena bayangan bulan yang menutupi matahari saat gerhana matahari lebih kecil, dibanding bayangan bumi yang menghalangi bulan memantulkan cahaya matahari.

Saat gerhana matahari, kita tidak boleh melihat langsung. Cahaya matahari mengandung sinar ultraviolet dapat menyebabkan sejumlah gangguan mata, seperti kerusakan lensa dan kornea. 

Sinar berbahaya ini sebenarnya juga ada pada saat matahari normal (tidak gerhana). Namun saat normal, mata kita melakukan refleks menghindari matahari karena silau. Sementara saat gerhana, matahari tidak silau, sehingga mata kita terkecoh dan dapat melihat lama. Padahal, sinar berbahaya ini tetap ada. 

Akibatnya, semakin lama kita menatap matahari, semakin banyak sinar berbahaya yang masuk, dan semakin besar kemungkinan kerusakan mata.

Soal Dan Pembahasan Uji Kompetensi 5 BAB Lapisan Bumi Buku Paket IPA Kelas 7


Uji Kompetensi
A. Pilihan ganda 

Pilihlah jawaban a, b, c, atau d yang paling tepat. 
1). Berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun Bumi adalah …. 
a. Litosfer 
b. Atmosfer 
c. Kromosfer 
d. Hidrosfer 

Jawab: 

2). Lapisan atmosfer yang memiliki tekanan paling rendah adalah .... 
a. Troposfer 
b. Mesosfer 
c. Eksosfer 
d. Stratosfer 

Jawab: 

3). Berikut ini yang merupakan fungsi dari lapisan ozon di atmosfer adalah .... 
a. melindungi Bumi dari cahaya Matahari 
b. melindungi Bumi dari sinar ultraviolet 
c. mengatur suhu Bumi 
d. sebagai pemantul gelombang radio 

Jawab: 

4). Susunan Litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi secara berurutan adalah .... 
a. inti dalam, inti luar, mantel Bumi, kerak Bumi 
b. inti dalam, inti luar, kerak Bumi, mantel Bumi 
c. inti dalam, mantel Bumi, inti luar, kerak Bumi 
d. inti dalam, astenosfer, inti luar, kerak Bumi 

Jawab: 

5). Jika terdapat dua lempeng yang bertumbukan, maka yang akan terjadi adalah ... 
a. terbentuk patahan/sesar 
b. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih kecil 
c. terjadi penekukan lempeng, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih kecil menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih besar 
d. tidak terjadi apa-apa 

Jawab: 

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 6-7 

6). Tanda panah pada gambar di atas menggambarkan aliran konveksi dalam Bumi yang mengakibatkan pergerakan lempeng. Lempeng bergerak sesuai dengan aliran konveksi tersebut. Pernyataan berikut yang benar tentang pergerakan lempeng pada titik A ialah ... 
a. lempeng bergerak searah 
b. lempeng bergerak saling mendekat dan bertumbukan 
c. lempeng bergerak saling menjauh 
d. lempeng tidak bergerak 

Jawab: 

7). Pergerakan lempeng jenis yang terjadi pada bagian B adalah ... 
a. divergen 
b. konvergen 
c. transformasi 
d. tidak jadi pergerakan 

Jawab: 

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 8-9 
8). Berdasarkan gambar di atas, lempeng Indo-Australi dengan lempeng Eurasia bergerak secara. 
a. konvergen 
b. divergen 
c. transformasi 
d. tidak bergerak 

Jawab: 

9). Pergerakan lempeng Indo-Australi dengan lempeng antartika terjadi secara. 
a. konvergen 
b. divergen 
c. transformasi 
d. tidak bergerak 

Jawab: 

10). Perhatikan gambar berikut Sebuah pusat gempa tercatat sejauh 1500 km dari sebuah stasiun seismik. Keadaan tersebut digambarkan penyebaran gelombang seismiknya. Pada gambar tersebut titik H berperan sebagai pusat gempa, yang disebut... . 
a. episentrum b. hiposentrum 
c. patahan      d. titik primer 
Jawab: 



B. Uraian 
Jawablah soal berikut dengan benar. 
1). Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng. 

Jawab: 
Proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng adalah ketika dua lempeng bertabrakan, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar akan menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih rendah. Ketika lempeng menekuk dibawah lempeng lainnya, maka batuan pada lempeng yang menekuk akan melebur menjadi magma. Magma tersebut akan naik menuju permukaan karena perbedaan massa jenis sehingga terjadilah gunung berapi. 

Magma atau batuan cair bergerak ke permukaan karena memiliki massa jenis yang lebih kecil dari batuan yang ada di sekitarnya. Erupsi adalah naiknya magma ke permukaan gunung berapi. Lava adalah magma yang keluar dan mengalir di permukaan bumi saat terjadi erupsi. Kawah adalah lubang yang berbentuk melingkar di daerah puncak gunung berapi. Saat erupsi terjadi, magma dan material lainnya dimuntahkan melalui kawah gunung berapi. 

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 2-3 
2). Ketinggian gunung puncak Himalaya sekitar 10 km di atas permukaan laut, sedangkan ketinggian puncak Semeru sekitar 4 km. Berapakah kisaran tekanan udara di kedua puncak tersebut? 

Jawab: 
Fluida Statis
Terlihat dalam tabel bahwa semakin tinggi suatu tempat, tekanan udaranya semakin rendah. Dalam tabel kita hanya memastikan saja, tetapi bila menggunakan rumus, kita bisa mengetahui secara detail tekanannya. Kita gunakan dua cara untuk mencari kisaran tekanan udara. 

Kisaran tekanan di Himalaya 
Ph = ( Pu - h: 100) cmHg 
= ( 76 -(-10) : 100) 
= ( 76 + 10000 : 100) 
= ( 76 + 100) 
= 176 cmHg 

Kisaran tekanan udara di puncak semeru 
Ph = ( Pu - h : 100) cmHg 
= ( 76 - (- 4km) 100) 
= ( 76 + 4000 :100) 
= 116 cmHg 

3). Bandingkan tekanan pada kedua puncak tersebut. Mengapa demikian? 
(Diadaptasi dari Snyder, 2005) 

Jawab:
Tekanan pada puncak himalaya dan semeru berbeda karena kedua puncak memiliki ketinggian yang berbeda. Puncak Himalaya memiliki ketinggian 10rb sedangkan puncak Semeru berada pada ketinggian 4000. Semakin tinggi tekanan yang dialami akan semakin rendah 

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 4-5 
4). Sebuah gelombang primer tercatat di seismik pada pukul 18.15 dan gelombang sekunder tercatat pada pukul 18.19. Berapakah kisaran jarak antara stasiun seismik dengan episentrum gempa? 

Jawab:
*Gunakan hukum Laska :
Δ = ((ts - tp)-1) x 1000 km
= (18.19 - 18.15) -1) x 1000 km
= (4-1 dalam menit) x 1000 km
= (3/1 dalam menit) x 1000 km ⇒ 3 menit = 180 sekon,1 menit=60 sekon
= (180/60 ) x 1000 km
= 3.000 km
Jadi jarak ke lokasi permukaan (episentrum) adalah 3.000 km 

5). Jarak stasiun gempa dari episentrum sebesar 1000 km. Berapakah perbedaan waktu datangnya gelombang primer dan sekunder? 

Jawab: 
Pada soal ini dibalik, yang diketahui adalah jarak gempa, sehingga: 
Delta = ((S-P) – 1’) X 1000 km) = 1000 m 
((S-P) – 1’) = 1 
S-P = 2 menit
Jadi perbedaan waktu datangnya gelombang primer dan sekunder adalah 2 menit.

Soal dan Pembahasan Buku Paket IPA Kelas 7 Bab 5 Lapisan Bumi


Mari Melakukan Kegiatan 
Ambillah sebuah telur rebus, bawang merah, dan pisau. Kemudian belah telur rebus dan bawang merah secara membujur/vertikal menggunakan pisau. 
Peringatan: Gunakan pisau secara hati-hati agar tidak melukai diri sendiri maupun orang lain
Lapisan apa saja yang terdapat pada telur dan bawang merah tersebut? Coba amati. 

Jawab:
Telur merupakan zigot yang dihasilkan melalui fertilisasi sel telur dan berfungsi memelihara dan menjaga embrio. Sedangkan bawang merah (Allium cepa L.) merupakan komoditas hortikultura yang termasuk sayuran rempah yang berguna sebagai bumbu untuk menambah cita rasa dan kenikmatan pada masakan. 

Dalam telur terdiri atas beberapa lapisan yaitu : 
1. Yolk (kuning telur) merupakan komponen penyusun antara 30-33% berat telur. Yolk berbentuk hampir bulat dengan warna kuning hingga jingga tua, dan terletak di pusat telur. Yolk sendiri terdiri dari latebra, germinal disc (balstoderm), lapisan konsentris terang dan gelap, dan membran vitellin yang membungkus yolk, bersifat halus, elastis dan berkilau. 

2. Albumen (putih telur) merupakan komponen penyusun kira-kira 60% dari berat telur total. Albumen terdiri dari 4 lapisan yaitu, lapisan chalaziferous (lapisan kental dalam), lapisan encer dalam (inner thin layer), lapisan kental luar (firm gel-like layer), dan lapisan encer luar (outher thin layer). 

3. Lapisan Chalaziferous merupakan penyusun 3% albumen. Lapisan ini sangat kental tetapi sangat tipis, mengelilingi yolk dengan rapat pada sisi yang berlawanan dengan yolk, lanjutan dari selaput ini bercabang ke arah kedua ujung telur sebagai chalaza. Chalaza tampak seperti pintalan tali yang berwarna keputihan. Chalaza membantu menstabilkan yolk pada posisi sentris dan menghambat naiknya atau menempelnya yolk ke cangkang bila telur berada dalam keadaan istirahat. 

4. Lapisan Putih Telur Encer Dalam ini menyusun 21% (kisaran 1-40%) albumen yang mengelilingi lapisan chalaziferous. 

5. Lapisan Putih Telur Kental Luar menyusun 55% (kisaran 30-80%) albumen yang mengalilingi lapisan putih telur encer dalam dan berperan sebagai pembungkus lapisan putih telur encer dalam dan yolk. 

6. Lapisan Putih Telur Encer Luar menyusun 21% (kisaran 10-60%) albumen. Lapisan ini terletak di sebelah dalam membran kulit telur, kecuali pada bagian ujung telur yang putih kentalnya melekat pada ujung telur. 

7. Shell Membrane (Membran Kulit Telur) terdiri atas dua lapisan, yaitu membran kulit telur dalam dan membran kulit telur luar yang masing-masing tersusun oleh 2 atau 3 lapis anyaman serabut protein yang tidak teratur. Serabut tersebut disatukan oleh suatu bahan albuminous cementing untuk membentuk membran tipis, kuat, melekat erat, dan bersama-sama membatasi cangkang di sebelah dalam dan melekat erat padanya. 

8. Shell (Cangkang) merupakan lapisan berkapur yang menyusun 9-12% dari berat telur total. Cangkang tersusun kira-kira 94% kalsium karbonat, 1% magnesium karbonat, 1% kalsium fosfat, dan 4% bahan organik terutama protein. 

9. Air Cell (Rongga Udara) biasanya terbentuk pada bagian ujung telur yang tumpul karena porositas cangkang paling besar terdapat pada daerah ini. Tetapi rongga udara bisa terjadi pada bagian lain, tergantung di daerah mana membran kulit telur mudah terpisah. 

Sedangkan bawang merah yang merupakan umbi lapis adalah pelepah daun yang bentuknya berlapis-lapis. Pada bagian atasnya akan tumbuh dan kemudian pada bagian bawah akan tumbuh akar yang serabut. Bawang merah sendiri tersusun atas beberapa lapis yang meliputi : 

• Daun, mempunyai permukaan berbentuk bulat kecil memanjang dan berbentuk seperti pipa. Bagian ujung daunnya membentuk setengah lingkaran pada penampang melintang daunnya. 

• Siung, merupakan biji bawang merah berbentuk pipih. 

• Cakram, sebagai tempat melekat perakaran dan mata tunas (titik tumbuh). 

• Akar, terdiri dari akar pokok yang berfungsi sebagai tempat tumbuh akar adventif dan bulu akar sebagai penopang berdirinya tanaman.

Soal Dan pembahasan Buku Paket IPA Kelas 7 BAB 4 Pemanasan Global


Uji Kompetensi 
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar. 

1). Jelaskan pengertian efek rumah kaca dan pemanasan global.

Jawab:
Efek rumah kaca merupakan proses pemanasan yang terjadi ketika gas-gas tertentu di atmosfer bumi merangkap panas. Adapun pemanasan global adalah proses peningkatan suhu rata-rata di bumi.

2). Sebutkan gas-gas pemicu terjadinya pemanasan global. 

Jawab:
-Karbondioksida
-Metana
-Nitrioksida
-Hidro fluro carbon ( HFC )

3). Perhatikan pernyataan berikut. 
a. Penggundulan hutan. 
b. Penghematan listrik. 
c. Peternakan. 
d. Pembakaran hutan. 
e. Penggunaan produk elektronik yang ramah lingkungan. 
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, klasifikasikanlah pernyataan yang merupakan penyebab pemanasan global. 

Jawab:
· Penggundulan hutan
· Peternakan
· Pembakaran hutan

4). Dampak apakah yang ditimbulkan dari penggunaan AC dan lemari es? 

Jawab:
Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan AC dan lemari es adalah efek rumah kaca, efek ini akan menjadikan panas suhu permukaan bumi meningkat, sehingga menimbulkan pemanasan global.

5). Jelaskan sistem kerja gas rumah kaca dalam menjaga kestabilan temperatur Bumi. 

Jawab:
- Gas rumah kaca adalah suatu gas yang berkumpul di udara membentuk suatu lapisan bersamaan dengan awan, kumpulan gas tersebut dapat memantulkan kembali panas dan cahaya matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi.

- Panas matahari yang masuk ke bumi akan dipantulkan kembali sebagian oleh permukaan bumi, namun oleh gas rumah kaca dipantulkan kembali ke permukaan bumi, sehingga suhu udara diantara gas dan permukaan bumi tetap stabil/hangat.

6). Jelaskan dampak yang akan terjadi apabila tidak terdapat gas rumah kaca di atmosfer Bumi. 

Jawab:
Tanpa adanya gas-gas rumah kaca, maka tidak ada yang memerangkap energi (panas) hasil pemantulan permukaan bumi. Akibatnya suhu bumi akan menjadi sangat dingin dan tidak layak untuk ditempati mahluk hidup. Jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi.

7). Sebutkan dampak apabila kadar gas rumah kaca di atmosfer Bumi semakin meningkat. 

Jawab:
Dampak utama yang terjadi apabila kadar gas rumah kaca ini meningkat adalah terjadinya pemanasan global. Akibat dari pemanasan global inilah yang dapat memicu hal-hal seperti :
-Kekeringan karena suhu udara meningkat .
-Terjadinya banyak bencana,
-Es di kutub akan mencair, dan
-Munculnya berbagai macam penyakit

8). Atmosfer Bumi mempunyai efek yang sama dengan rumah kaca, sehingga muncul istilah efek rumah kaca. Bumi memanas seperti rumah kaca, tetapi tidak benar-benar rumah kaca. Jelaskan perbedaan sistem atmosfer Bumi dengan rumah kaca. 

Jawab:
Sistem atmosfer bumi dapat memantulkan panas keluar bumi. Sistem rumah kaca dapat menyebabkan panas terperangkap di bumi. Pemanasan global dapat menyebabkan meningkatkan suhu bumi dan menyebabkan cuaca ekstrem. Selain itu pemanasan global dapat mencairkan es di kutub sehingga ekosistem berubah. Pemanasan global disebabkan karena kadar karbondioksida meningkat.

9). Mengapa pemanasan global dapat menyebabkan kepunahan spesies? Jelaskan. 

Jawab:
Pemanasan global merupakan fenomena naiknya suhu bumi secara global hingga melebihi suhu rata- rata normal. Pemanasan global menyebabkan suhu di muka bumi semkain tinggi sehingga gelombang panas sering terasa dan terjadi perubahan iklim yang ekstrim.

Pemanasan global menjadi salah satu faktor seleksi alam untuk spesies- spesies di muka bumi. Spesies yang tidak dapat bertahan hidup karena cuaca dan iklim akan mati sehingga lama- lama punah. Selain itu, kepunahan juga terjadi akibat telur-telur calon individu betina gagal menetas karena suhu yang terlalu hangat. Padahal kita tahu, tanpa individu betina, spesies tidak dapat berkembang biak sehingga tidak lestari dan akan punah.

10). Mengapa penggunaan pupuk kimia dalam pertanian dapat memicu terjadinya pemanasan global? Jelaskan.

Jawab:
Pupuk kimia dalam pertanian mengandung senyawa Nitrogen Oksida (NO), yang merupakan salah satu gas rumah kaca. Penggunaan pupuk kimia secara terus - menerus membuat gas rumah kaca jumlahnya semakin banyak di atmosfer bumi. Sebagian besar radiasi inframerah yang dipantulkan tertahan oleh gas rumah kaca sehingga panas matahari kembali ke permukaan bumi. Hal ini mengakibatkan suhu di bumi lama- kelamaan menjadi lebih panas dan terjadi pemanasan global.