Home » , , , , , , , » Penjelasan dan Contoh Bilangan Romawi

Penjelasan dan Contoh Bilangan Romawi



bilangan romawi (www.allmipa.com)
Seperti yang kita tahu, di dunia ini banyak sekali cara-cara kita untuk menuliskan bilangan. Tidak hanya bilangan-bilangan yang pada umumnya itu seperti 1,2,3,4,5,6,7,8,9 yang disebut bilangan universal. Misal di Arab cara menuliskan bilangannya yaitu ۱,۲,۳,۴,۵,۶,۵,۷,۸,۹,۱۰ dan masih banyak lagi contoh-contoh penulisan bilangan yang lainnya. Akan tetapi dalam mempelajari matematika kita tidak hanya dihadapkan dengan mengolah bilangan-bilangan universal tersebut, tetapi juga harus bias memahami dan mempelajari Bilangan Romawi.
Mendengar sebutannya saja, kita semua pasti sudah tahu bahwa bilangan Romawi berasal dari Kota Roma yaitu ibukota Negara Italia. Untuk lebih jelas tentang bilangan romawi, kita harus mengetahui syarat dan ketentuan bilangan romawi yaitu
: 

 1. Cara penulisan Bilangan Romawi menggunakan sistem pengulangan dan pengurangan

2. Lambang-lambang pokok bilangan romawi adalah:
bilangan romawi (www.allmipa.com) 
     a)     I     = 1
     b)   V     = 5
     c)    X     = 10
     d)   L     = 50
     e)    C     = 100
     f)    D     = 500
     g)   M    = 1000       




3. Lambang bilangan Romawi dibaca dari kiri ke kanan
   
  4. Jika suatu angka diikuti oleh angka yang nilainya sama atau lebih kecil daripada nilai angka itu, maka nilai angka yang mengikutinya itu harus ditambah dengan nilai angka yang diikuti tadi.
Contoh:
13 = XIII , artinya 10 + 1 + 1 + 1
67 = LXVII, artinya 50 + 10 + 5 + 1 + 1

     5. Jika suatu angka diikuti oleh angka yang nilainya lebih besar daripada nilai angka itu, maka nilai angka yang mengikutinya itu harus dikurangi dengan nilai angka yang diikuti tadi.
Contoh:
49   = XLIX yang artinya, (50 – 10) + (10 – 1)
90   = XC yang artinya, 100 – 10
900 = CM yang artinya, 1000 – 100

Perhatikan dan Camkanlah!
a)      I   hanya bisa mengurangi V dan X saja
b)      V bukan sebagai lambing bilangan pengurang
c)      X sebagai pengurang L
d)     L bukan sebagai lambing bilangan pengurang
e)      C sebagai pengurang D
f)       D bukan sebagai lambing bilangan pengurang
6.    System pengulangan angka pada lambing bilangan Romawi dapat dilakukan sebanyak-banyaknya
     3 kali. 
           Contoh:
1988    = MCMLXXXVIII
133      = CXXXIII
134      = CXXXIV

Perhatikan dan Camkanlah!
a)      I   = 1
II  = 2
III        = 3
b)      L  = 50
(tidak dikenal pengulangan L)
c)      C       = 100
CC    = 200
CCC = 300
d)     D      = 500
(tidak dikenal pengulangan D)
e)      M           = 1000
MM       = 2000
MMM    = 3000

bilangan romawi (www.allmipa.com)
Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bilangan romawi dapat kita jumpai pada benda-benda maupun pamflet. dalam contoh kali ini saya akan menunjukkan bahwa bilangan romawi sangat sering digunakan dalam jam tangan atau jam dinding. Setelah mengetahui tentang penjelasan bilangan romawi diatas, diharapkan kalian bisa memahami dan menambah wawasan kalian tentang ilmu matematika. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment